Kamis, 13 Februari 2014

Gundah Gulana

Aku tak mengerti apa yang aku rasakan
Aku tak mengerti kenapa ini semua terjadi
Begitu cepat dan semua berantakan
Sungguh kacau hati ini

Ku hanya terdiam sejenak
Ku hanya menatap langit
Dengan tatapan kosong
Dengan tatapan hampa

Perasaan ini mencabik-cabikku
Tanpa belas kasihan
Membuatku terjatuh terjungkal
Membawaku ke lembah hitam

Ku ingin membunuh kalbu ini
Ku ingin menusuk dadaku ini
Dengan sebilah pisau di depanku
Dengan hujaman dahsyat menusuk

Ingin ku remukkan dadaku
Ingin ku hancukan jantungku
Terdiam tanpa rasa
Cahaya mulai meredup

Tapi aku tak bisa melakukan semua itu
Aku tak kuasa membunuh kalbuku
Aku tak mungkin membuang semua itu
Itu bukanlah diriku...

Aku sudah terselimuti tirai hitam
Tak membiarkan mataku menatap
Membuatku gundah gulana
Menghasutku dengan brutal

Aku tahu itu semua hanyalah sebuah hasutan
Aku mulai goyah
Aku terlalu memikirkan hal yang tak penting
Ini bukan diriku...

Aku tahu aku hanya merasa rindu
Aku tahu itu semua hanya aku merasa takut
Merasa khawatir...
Kehilangan....

Aku tak kuasa menahan perasaanku
Tetesan air mata kan memberi isyarat
Aku...
Sangat sayang...
Sungguh sayang...
Takut tuk kehilangan...

.....................................

Tidak ada komentar:

Posting Komentar