Rabu, 18 Desember 2013

Sebuah Cerita Pendek dari Sang Pengembara

Ketika sang mentari tak kunjung datang
Hanyalah risau yang menyelimuti
Sungguh lama tuk dibanyangkan
Kan ke mana sang pemuda pergi

Sang pemuda duduk termenung
Melihat langit yang gelap mendung
Dia tak tahu 'kan ke mana pergi
Hanya duduk menyendiri

Air pun mulai jatuh menyerang
Sang pemuda tetap diam di sana
Air jatuh dengan sangat ganas
Bagai torpedo yang menemukan sasarannya

Sang pemuda hanya menutup mata
Kepalanya hanya menatap langit
Dia hanya mencoba jati dirinya
Mencoba mencari pendampingnya

Tak disangka air berhenti berjatuhan di kepalanya
Dia mencoba membuka mata perlahan
Tanpa disadari dia bertemu seorang perempuan
Yang membawakan dia sebuah pelindung

Dia berkata "Mengapa kau di sini? Aku mencarimu ke mana-mana. Aku khawatir kau pergi. Aku takut kau menghilang. Aku tak ingin kau sakit."
Sang pemuda hanya terdiam
Dia tak dapat mengatakan apapun
Tapi matanya tak bisa berbohong

Air pun tak terbendung keluar dari matanya
Dia tak mengerti apa yang harus dia buat
Dia hanya tahu akhirnya di menemukannya
Sebuah kasih sayang yang dia cari selama ini

Sang perempuan memeluk sang pemuda dan berkata
"Jangan pergi lagi. Jangan kau tinggalkan aku sendiri. Aku tak ingin kau pergi."
Sang pemuda mencoba menatap wajah perempuan itu
Dia memandang mata yang berkilauan tersebut

"Aku tak 'kan pergi lagi. Aku sudah menemukan apa yang aku cari. Aku akan ada di sampingmu."
Kedua insan itu akhirnya pulang
Mereka menemukan apa yang mereka cari
Kebahagian yang terpancar dari senyum mereka
Yang 'kan tetap terjaga dengan cinta dan kasih sayang yang tulus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar